25+ Contoh Surat Perjanjian Hutang Terbaru 2019

Tuesday, May 7th, 2019 - Contoh Surat

Contoh Surat Perjanjian Hutang – Dalam suatu perjanjian hutang piutang, tentu nya ada pihak si pemberi pinjaman dan juga pihak yang meninjam kan. Pihak peminjam ini akan berperan untuk memberikan pinjaman pada si peminjam yang berupa uang dlama jumlah yang tertentu. Pinjaman yang diberikan pun bisa dengan disertai bunga atau pun tanpa bunga.

Dengan memberikan sebuah pinjaman kepada seseorang lain atau pihak lain, tentu saja si pihak pemberi pinjaman nantinya mengharapkan uangnya bisa dikembalikan sesuai dengan adanya kesepatakan atau waktu yang sudah disepakati oleh bersama. Kemudian sebagai peminjam harus lah membayar hutangnya secara tepat waktu.

Jika demikian, maka nantinya pihak pemberi pinjaman dan juga peminjam akan mampu untuk bekerjasama dengan sangat baik, dimana si peminjam nantinya akan mendapatkan pinjaman dan si pemberi pinjaman mungkin saja akan mendapatkan sebuah bunga dari uang yang telah ia pinjamkan. Berikut beberapa contoh surat perjanjian hutang yang dapat anda pergunakan sebagai sebuah bahan referensi.

Contoh Surat Perjanjian Hutang Diatas Materai

Contoh Surat Perjanjian Hutang Diatas Materai

Contoh Surat Perjanjian Hutang Dengan Jaminan

Contoh Surat Perjanjian Hutang Dengan Jaminan

Contoh Surat Perjanjian Hutang Dengan Jaminan Sertifikat Tanah

Contoh Surat Perjanjian Hutang Dengan Jaminan Sertifikat Tanah

Contoh Surat Perjanjian Hutang Bersama

Contoh Surat Perjanjian Hutang Bersama

Contoh Surat Perjanjian Hutang Individual Dengan Jaminan

 

SURAT PERJANJIAN HUTANG

Pada hari ini Rabu, 26 Mei 2019, saya yang bertanda tangan di bawah ini setuju untuk mengadakan Perjanjian Htang Piutang yaitu saya yang bernama :

Nama                    :

NIK                         :

Pekerjaan           :

Alamat                  :

Yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

Nama                    :

NIK                         :

Pekerjaan           :

Alamat                  :

Yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.

Maka dengan melalui surat perjanjian ini, yang telah disetujui oleh Kedua Belah Pihak dengan ketentuan-ketentuan yang telah tercantum di bawah ini :

  • PIHAK PERTAMA sudah menerima uang tunai yang sebesar Rp.750.000.000,- (Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) dari PIHAK KEDUA yang uang tunai itu merupakan hutang atau pinjaman.
  • PIHAK PERTAMA telah bersedia untuk memberikan barang jaminan yaitu Kendaraan Bermotor yang berupa mobil, yang nilainya memang dianggap sama dengan sejumlah uang pinjaman oleh PIHAK KEDUA.
  • PIHAK PERTAMA berjanji melunasi uang pinjaman terhadap PIHAK KEDUA yaitu tenggang waktu hingga selama 6 (Enam) bulan yang terhitung dari ditandatanganinya Surat Perjanjian ini.
  • Jika nanti dikemudian hari ternyata PIHAK PERTAMA tidak mampu membayar hutang, maka PIHAK KEDUA memiliki hak penuh atas setiap barang jaminan baik itu untuk dimiliki secara pribadi atau untuk dijual kembali kepada orang lain.
  • Surat Perjanjian ini dibuat 2 (Dua) Rangkap yang bermaterai cukup dan dari masing-masing rangkapnya mempunyai kekuatan hukum sama, yang masing-masing dipegang oleh PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA.

Surat Perjanjian ini dibuat dan juga ditandatangani oleh Kedua Belah Pihak dengan secara sadar dan dengan tanpa ada tekanan dari Pihak manapun di Bandung pada hari, tanggal dan bulan yang seperti tersebut kan di atas tadi.

Demikian surat perjanjian htang-piutang ini kami buat bersama di depan semua saksi-saksi, yang dalam keadaan sehat jasmani, rohani yang bisa dijadikan sebagai sebuah pegangan hukum untuk  masing-masing pihak.

Bandung, 26 Mei 2019.

Pihak Pertama                                                                                                                                   Pihak Kedua

 

(………………)                                                                                                                                     (……………..)

 

Contoh Surat Perjanjian Hutang dengan Pembayaran Cicilan

PERJANJIAN HUTANG PIUTANG

SURAT PERJANJIAN HUTANG

Pada hari ini Rabu, 26 Mei 2019, saya yang bertanda tangan di bawah ini setuju untuk mengadakan Perjanjian Htang Piutang yaitu saya yang bernama :

Nama                    :

NIK                         :

Pekerjaan           :

Alamat                  :

Yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

Nama                    :

NIK                         :

Pekerjaan           :

Alamat                  :

Yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.

Maka dengan melalui surat perjanjian ini, yang telah disetujui oleh Kedua Belah Pihak dengan ketentuan-ketentuan yang telah tercantum di bawah ini :

  • Bahwa pada 26 Mei 2019, PIHAK PERTAMA telah mengajukan Hutang sebesar Rp. 200.000.000,-(dua ratus juta rupiah) kepada PIHAK KEDUA.
  • Atas pengajuan PIHAK PERTAMA, PIHAK KEDUA menyetujui untuk meminjamkan uang tunai yang sebesar Rp. 200.000.000,-(dua ratus juta rupiah) kepada PIHAK PERTAMA pada 21 Maret 2020.
  • PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA sepakat bahwa pembayaran Hutang PIHAK PERTAMA dilakukan secara cicilan kepada PIHAK KEDUA yang sebanyak Rp. 10.000.000,-(sepuluh juta rupiah) setiapnya bulan, hingga selama 12 bulan, yang dimulai dari bulan februari 2019 dan berakhir hingga februari 2020.
  • Perjanjian hutang piutang dibuat rangkap dua, yang bermeterai cukup masing-masing tentunya mempunyai kekuatan hukum sama dan berlaku dari sejak ditandatangani oleh kedua belah Pihak.
  • Mengenai hal-hal yang mungkin masih belum dituangkan dalam surat perjanjian ini, maka akan diatur di kemudian dengan setiap addendum baru sesuai dengan kesepakatan dari kedua belah pihak.
  • Surat Perjanjian hutang piutang ini dibuat dan ditandatangani Kedua Belah Pihak dengan sadar dan tanpa adanya tekanan dari Pihak manapun di Bandung pada hari, tanggal dan bulan yang seperti tersebut kan di atas tadi.

Demikian surat perjanjian htang-piutang ini kami buat bersama di depan semua saksi-saksi, yang dalam keadaan sehat jasmani, rohani yang bisa dijadikan sebagai sebuah pegangan hukum untuk  masing-masing pihak.

Bandung, 26 Mei 2019.

Pihak Pertama                                                                                                                                   Pihak Kedua

 

(………………)                                                                                                                                     (……………..)

 

Kesimpulan Dan Pentingnya Surat Perjanjian Hutang

Dalam setiap kehidupan sehari – hari, mungkin banyak orang yang membutuhkan dana yang lebih, namun ternyata masih belum memiliki dana nya. Dana itu mungkin dimaksudkan untuk semua  eperluan sehari – hari, atau modal dalam mendirikan serta membesarkan sebuah usaha yang sedang ia jalani.

Jika masih belum memiliki uang yang cukup, seseorang dapat meminta atau pun mengajukan pinjaman terhadap orang lain atau kepada pihak lain yang bersedia untuk meminjamkan uangnya. Dalam hal ini, si pemberi pinjaman bisa saja memberlakukan sebuah bunga tertentu sesuai kesepakatan.

Sementara pihak yang peminjam uang harus bisa membayar dengan tunai atau mencicil hutangnya yang sesuai dengan waktu yang telah disepakati bersama. Namun cara demikian, si pihak peminjam dapat saja ingkar dari sebuah janji dan bisa saja tidak mau membayar hutang sesuai  waktu yang telah disepakati.

Maka penggunaan surat perjanjian hutang itu memang sangat diperlukan. Baik itu untuk pihak pemberi pinjaman dan pihak peminjam yang akan membuat sebuah perjanjian dengan secara tertulis. Adapun setiap poin tentang nama peminjam, nama pemberi pinjaman, waktu pembayaran, besar hutang, tata cara pembayaran (mencicil atau tunai), dan beberapa hal lainnya akan dicantumkan dalam surat perjanjian hutang.

Mungkin beberapa contoh diatas bisa membantu anda dalam menyelesaikan masalah surat hutang piutang  ini. Semoga kita memiliki harta yang lebih sehingga tidak harus hutang saat membutuhkan dana. Amin,,

Contoh Surat Perjanjian Hutang Terbaru

Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang Antar Perusahaan

Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang Antar Perusahaan

Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang Dengan Jaminan Sertifikat Tanah

Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang Dengan Jaminan Sertifikat Tanah

Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang Dengan Jaminan

Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang Dengan Jaminan

Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang Diatas Materai

Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang Diatas Materai

Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang Yang Bisa Dipidanakan

Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang Yang Bisa Dipidanakan

Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang

Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang

Contoh Surat Perjanjian Hutang Sederhana

Contoh Surat Perjanjian Hutang Sederhana

Contoh Surat Perjanjian Hutang Tanpa Agunan

Contoh Surat Perjanjian Hutang Tanpa Agunan

Contoh Surat Perjanjian Hutang Tanpa Jaminan

Contoh Surat Perjanjian Hutang Tanpa Jaminan

Contoh Surat Perjanjian Hutang Uang

Contoh Surat Perjanjian Hutang Uang

Contoh Surat Pernyataan Angsuran Hutang

Contoh Surat Pernyataan Angsuran Hutang

Contoh Surat Perjanjian Angsuran Hutang

Contoh Surat Perjanjian Angsuran Hutang

Contoh Surat Perjanjian Bayar Hutang Dengan Jaminan

Contoh Surat Perjanjian Bayar Hutang Dengan Jaminan

Contoh Surat Perjanjian Bayar Hutang

Contoh Surat Perjanjian Bayar Hutang

Contoh Surat Perjanjian Bayaran Angsuran Hutang

Contoh Surat Perjanjian Bayaran Angsuran Hutang

Contoh Surat Perjanjian Bayaran Ansuran Hutang

Contoh Surat Perjanjian Bayaran Ansuran Hutang

Contoh Surat Perjanjian Bayaran Hutang

Contoh Surat Perjanjian Bayaran Hutang

Contoh Surat Perjanjian Hutang Antar Perusahaan

Contoh Surat Perjanjian Hutang Antar Perusahaan

Contoh Surat Perjanjian Hutang Arisan

Contoh Surat Perjanjian Hutang Arisan

Contoh Surat Perjanjian Hutang Barang

Contoh Surat Perjanjian Hutang Barang

Incoming search terms:

contoh surat perjanjian hutang piutang yang bisa dipidanakan #surat perjanjian pelunasan hutang diatas materai #